Efek Aneh Dari Letusan Gunung Api

Masyarakat di AS dan Eropa melaporkan pemandangan matahari tenggelam yang luar biasa, beberapa hari terakhir. Pemandangan itu berkat letusan gunung api Sarychev Peak di Rusia lebih dari dua pekan lalu.
Gunung api itu meledak pada 12 Juni dan menimbulkan hentakan luar biasa di atmosfer dari foto yang diambil oleh astronot. Ledakan itu juga menyebarkan sulfur dioksida ke udara dan materi itu telah menyebar ke penjuru planet.
Materi itu menyebabkan warna ungu kelam, berbalut putih yang menampilkan pemandangan spektakuler saat sore hari. Fenomena itu terjadi saat debu dan partikel lain disemprotkan ke atmosfer tinggi.
Sulfur dioksida yang dikeluarkan oleh Sarychev Peak berinteraksi dengan atmosfer membentuk partikel kecil disebut sulfate aerosols.
Pemandangan serupa terlihat di Northern Hemisphere pada Agustus 2008, saat gunung Kasatochi di Alaska meledak.
Sementara ledakan paling dramatis di sejarah modern adalah saat gunung Pinatubo di Philipina meledak pada 1991 yang mengeluarkan banyak materi ke atmosfer yang menyebabkan temperatur bumi turun 0,5 derajat. Terakhir kali Sarychev Peak meledak adalah pada 1989